KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Pendaftaran menyelenggarakan acara Festival Olahraga dan Seni Budaya yang meriah pada hari ini, Selasa (15 April 2026). Kegiatan yang melibatkan lebih dari 1.500 peserta dari berbagai fakultas ini menjadi wujud komitmen kampus dalam mengembangkan potensi mahasiswa di bidang non-akademik.
Festival yang berlangsung di lapangan olahraga utama Universitas Muhammadiyah Kendari dan di gedung serba guna kampus ini menampilkan beragam pertandingan olahraga, pameran seni, serta pertunjukan seni budaya tradisional dan kontemporer. Acara yang dijadwalkan berlangsung hingga 17 April 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengembangan karakter dan keterampilan mahasiswa yang menjadi fokus utama institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara tersebut.
Ketua Panitia Festival, Drs. Andi Prawira, M.Ed., menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang bagi mahasiswa mengekspresikan kreativitas dan potensi mereka di luar kelas. “Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya mencakup aspek akademik semata, tetapi juga pengembangan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Drs. Andi Prawira kepada media pada pembukaan acara.
Beragam Cabang Olahraga dan Kompetisi Seni
Festival ini menampilkan sedikitnya 12 cabang olahraga yang berkompetisi dengan standar profesional. Adapun cabang olahraga yang dilombakan mencakup sepak bola, bola voli, bola basket, badminton, tenis meja, atletik, pencak silat, dan catur. Setiap cabang olahraga diikuti oleh wakil-wakil dari delapan fakultas yang ada di Universitas Muhammadiyah Kendari, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Pertanian, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Agama Islam.
Pembukaan resmi cabang sepak bola dilakukan pada pukul 08.00 pagi dengan dimulainya pertandingan antara tim Fakultas Teknik melawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Antusiasme penonton terlihat jelas ketika mahasiswa berlari memasuki lapangan dengan berseragam yang dirancang khusus untuk acara ini. Suasana yang meriah dengan diiringi musik dari band musik kampus menciptakan semangat yang tinggi di seluruh venue.
“Saya sangat senang mengikuti festival ini. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk menunjukkan kemampuan atletik kami sekaligus membangun kebersamaan antar fakultas,” ungkap Rinto Wijaya, kapten tim sepak bola Fakultas Teknik, saat ditemui di tepi lapangan pada Selasa siang.
Sementara itu, pada sektor seni budaya, festival menghadirkan lebih dari 30 grup pertunjukan yang terdiri dari tari tradisional, tari modern, musik tradisional, musik kontemporer, serta drama dan teater. Salah satu highlight dari bagian seni adalah penampilan tari Topeng Kendari yang dibawakan oleh kelompok seni mahasiswa asal Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Tarian tradisional yang merupakan warisan budaya masyarakat Sulawesi Tenggara ini mendapatkan apresiasi tinggi dari penonton yang hadir.
Dr. Siti Nurhaliza, M.Pd., Koordinator Unit Pendaftaran Universitas Muhammadiyah Kendari, menjelaskan bahwa kehadiran berbagai pertunjukan seni budaya tradisional dalam festival ini memiliki makna mendalam. “Kami ingin mahasiswa tidak melupakan nilai-nilai budaya lokal sambil terus berkembang dengan tren seni kontemporer global. Keseimbangan ini sangat penting untuk membangun generasi yang berjiwa nasionalisme tinggi namun juga visioner,” kata Dr. Siti Nurhaliza.
Inovasi Penampilan dan Kreativitas Mahasiswa
Salah satu penampilan paling dinanti adalah pertunjukan band modern yang menampilkan lagu-lagu original karya mahasiswa sendiri. Grup musik bernama “Kendari Echo” dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan memperkenalkan tiga lagu baru yang bertemakan pendidikan dan kepedulian sosial. Penampilan mereka yang energik berhasil menggerakkan ribuan penonton untuk ikut menyanyi dan melakukan gerakan seragam.
Tidak hanya itu, festival ini juga menampilkan kompetisi desain fashion yang menampilkan karya desainer muda dari kalangan mahasiswa. Para peserta menampilkan kreasi mereka yang memadukan konsep modern dengan sentuhan budaya lokal Kendari. Setiap desain yang dipresentasikan menceritakan kisah unik dari kreatornya.
“Desain saya terinspirasi dari motif tenun tradisional Kendari yang saya kombinasikan dengan silhouette kontemporer. Saya ingin menunjukkan bahwa budaya lokal bisa menjadi inspirasi untuk inovasi fashion masa kini,” jelas Putri Amelia, mahasiswa Fakultas Seni dan Desain yang menjadi salah satu peserta kompetisi.
Selain itu, ada juga pameran seni rupa yang menampilkan karya lukis, fotografi, dan seni instalasi dari mahasiswa. Setiap karya seni yang dipajang merepresentasikan perspektif dan visi seniman muda Universitas Muhammadiyah Kendari dalam melihat realitas sosial dan lingkungan mereka.
Dukungan Penuh dari Pimpinan Kampus
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Andi Rahman, M.Si., secara resmi membuka festival ini pada Selasa pagi dengan mengatakan bahwa kegiatan semacam ini merupakan investasi berharga bagi pengembangan sumber daya manusia Indonesia. “Mahasiswa adalah aset bangsa yang tidak ternilai harganya. Melalui festival ini, kami memberikan wadah kepada mereka untuk mengembangkan potensi maksimal mereka. Kami percaya bahwa lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya ahli di bidangnya masing-masing, tetapi juga manusia yang berkarakter kuat, berjiwa seni, dan cinta tanah air,” ujar Prof. Dr. H. Andi Rahman.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Bambang Suryanto, M.A., juga menekankan bahwa festival ini bagian integral dari visi kampus untuk mencetak lulusan yang komprehensif. “Di era digital ini, mahasiswa harus tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki soft skills yang kuat, termasuk kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, dan apresiasi terhadap seni budaya. Festival ini adalah salah satu cara kami melatih aspek-aspek tersebut,” kata Dr. Bambang Suryanto.
Partisipasi Aktif dan Semangat Kompetisi
Tingginya partisipasi mahasiswa dalam festival ini menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap kegiatan luar akademik. Tim panitia mencatat bahwa hampir seluruh mahasiswa aktif dari delapan fakultas turut berpartisipasi baik sebagai peserta kompetisi maupun sebagai penonton dan pendukung tim mereka masing-masing.
Eka Putra, mahasiswa semester lima dari Fakultas Hukum yang menjadi peserta cabang bulu tangkis, mengungkapkan bahwa kompetisi ini memberikan kesempatan emas untuk menunjukkan prestasi. “Selain fokus dengan kuliah, saya juga aktif berlatih olahraga. Festival ini memotivasi saya untuk terus meningkatkan kemampuan, karena ini adalah platform untuk bersaing dengan mahasiswa dari fakultas lain dengan tingkat kompetisi yang serius,” tuturnya.
Hal serupa juga dirasakan oleh para penari tradisional yang tergabung dalam kelompok seni budaya kampus. Mereka memanfaatkan festival ini sebagai ajang untuk menampilkan hasil latihan selama berbulan-bulan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka di atas panggung.
Dampak Positif untuk Pengembangan Kampus
Kehadiran festival ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi mahasiswa peserta, tetapi juga meningkatkan reputasi dan citra positif Universitas Muhammadiyah Kendari di mata masyarakat Kendari dan sekitarnya. Banyak warga Kendari yang datang menyaksikan pertunjukan dan kompetisi olahraga, menjadikan event ini sebagai ajang interaksi positif antara kampus dan komunitas lokal.
Kepala Unit Pendaftaran Universitas Muhammadiyah Kendari, Drs. H. Syaiful Anwar, M.Si., mengatakan bahwa festival ini juga membawa nilai tambah dalam proses rekrutmen calon mahasiswa baru. “Melalui festival ini, calon mahasiswa baru dapat melihat langsung bagaimana kehidupan mahasiswa di kampus kami. Mereka bisa melihat bahwa kami tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga memberi ruang untuk pengembangan diri secara menyeluruh,” kata Drs. H. Syaiful Anwar.
Unit Pendaftaran, sebagai bagian yang mengelola festival ini, telah melakukan persiapan matang selama tiga bulan terakhir. Tim mereka bekerja sama dengan organisasi mahasiswa, dekan-dekan fakultas, dan berbagai stakeholder untuk memastikan setiap detail acara berjalan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta dan penonton.
Pesan Moral dan Pembelajaran
Dibalik semua pertunjukan dan kompetisi, ada pesan moral yang ingin disampaikan oleh penyelenggara festival. Pesan tersebut adalah bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata, tetapi juga dari kemampuan mengembangkan bakat, membangun karakter, dan berkontribusi positif kepada masyarakat.
Kepala Bagian Pembinaan Mahasiswa, Ir. Hendra Gunawan, M.T., menekankan bahwa festival olahraga dan seni budaya ini adalah cerminan dari filosofi pendidikan Universitas Muhammadiyah Kendari. “Kami mengutamakan pendidikan holistik yang mengembangkan mahasiswa secara fisik, intelektual, emosional, dan spiritual. Festival ini adalah manifestasi konkret dari komitmen tersebut,” kata Ir. Hendra Gunawan.
Penutup dan Harapan ke Depan
Dengan menutup hari pertama festival pada Selasa malam yang diiringi pertunjukan seni penutup yang spektakuler, Universitas Muhammadiyah Kendari telah berhasil menciptakan momentum positif untuk pengembangan mahasiswa. Acara yang masih berlanjut hingga 17 April 2026 ini diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh civitas akademika.
Panitia penyelenggara telah menyiapkan berbagai kejutan dan penampilan tambahan untuk dua hari berikutnya, termasuk kompetisi olahraga final, pertunjukan seni penutup grand finale, dan pengumuman pemenang disertai dengan penghargaan dan beasiswa untuk para juara.
Semangat yang ditampilkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam festival ini menunjukkan bahwa generasi muda Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pembangunan daerah dan bangsa. Dengan dukungan penuh dari institusi pendidikan, mahasiswa-mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi pemimpin dan inovator masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya akan nilai-nilai seni, budaya, dan kepribadian yang luhur.
Festival Olahraga dan Seni Budaya Universitas Muhammadiyah Kendari tahun 2026 ini adalah bukti nyata dari komitmen institusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pengembangan holistik mahasiswa. Event semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi lebih baik pada tahun-tahun mendatang, menjadi kebanggaan bagi kampus, mahasiswa, dan masyarakat Kendari. (*)
—
[Artikel berjumlah 1.847 kata]