Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (UNMUH Kendari) secara resmi meluncurkan proyek pembangunan fasilitas dan infrastruktur kampus yang komprehensif pada Rabu, 09 April 2026. Proyek ambisius ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk menciptakan ekosistem akademik yang modern, nyaman, dan mendukung pengembangan sumber daya manusia berkualitas di kawasan Sulawesi Tenggara.
Peluncuran proyek ini disaksikan langsung oleh Rektor UNMUH Kendari, Prof. Dr. Harun Rasyid, M.Sc., beserta jajaran pimpinan universitas, unit pendaftaran, kepala-kepala fakultas, dosen, mahasiswa, dan perwakilan dari kontraktor pelaksana. Acara berlangsung di halaman utama kampus yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari, dengan protokol kesehatan yang ketat.
Latar Belakang Pembangunan
Pertumbuhan pesat Universitas Muhammadiyah Kendari dalam dekade terakhir telah mendorong peningkatan signifikan dalam jumlah mahasiswa dan program studi yang ditawarkan. Data dari Unit Pendaftaran menunjukkan bahwa penerimaan mahasiswa baru pada tahun akademik 2025/2026 meningkat 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai lebih dari 3.200 mahasiswa baru dari berbagai program sarjana dan pascasarjana.
Namun, pertumbuhan ini juga menghadirkan tantangan tersendiri dalam hal kapasitas fasilitas kampus yang ada. Sejumlah ruang kelas mengalami kekurangan, laboratorium peralatan menggunakan teknologi yang sudah ketinggalan zaman, dan beberapa area kampus masih memerlukan perbaikan infrastruktur dasar seperti sistem jaringan air bersih, listrik, dan akses internet berkecepatan tinggi.
“Kami menyadari bahwa pertumbuhan mahasiswa ini merupakan berkah sekaligus tantangan,” ungkap Prof. Dr. Harun Rasyid dalam pidato pembukaan acara peluncuran proyek. “Untuk terus memberikan pendidikan berkualitas tinggi sesuai dengan visi misi UNMUH Kendari, kami harus berinvestasi besar pada infrastruktur dan fasilitas kampus yang canggih dan relevan dengan kebutuhan zaman.”
Ruang Lingkup Proyek Pembangunan
Proyek pembangunan infrastruktur UNMUH Kendari dirancang dalam beberapa fase dengan total investasi mencapai Rp 287 miliar. Fase pertama, yang akan diselesaikan pada tahun 2026-2027, mencakup pembangunan beberapa fasilitas strategis.
Pertama, pembangunan Gedung Pendaftaran dan Administrasi Akademik baru berukuran 2.500 meter persegi. Gedung ini akan menjadi kantor pusat Unit Pendaftaran UNMUH Kendari yang dilengkapi dengan sistem informasi terintegrasi, ruang tunggu yang modern, dan fasilitas layanan pendaftaran online yang lebih efisien. Gedung berlantai empat ini dirancang dengan konsep ramah lingkungan dan menggunakan panel surya untuk mendukung sustainability.
Kedua, pembangunan lima blok gedung kuliah baru dengan kapasitas total 3.000 tempat duduk. Setiap ruang kelas akan dilengkapi dengan fasilitas pembelajaran interaktif seperti proyektor ultra HD, smart board, sistem audio-visual terkini, dan koneksi internet fiber optic berkecepatan 1 Gbps.
Ketiga, renovasi dan peningkatan laboratorium di lima fakultas meliputi Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Setiap laboratorium akan diperlengkapi dengan peralatan modern dan software berlisensi internasional.
Keempat, pembangunan Pusat Pembelajaran Digital (Digital Learning Center) yang akan menjadi tulang punggung transformasi digital pembelajaran di UNMUH Kendari. Fasilitas ini akan mencakup ruang-ruang khusus untuk pembelajaran online, editing video, podcast, dan pengembangan konten digital.
Kelima, pembangunan dua perpustakaan digital dan perpustakaan konvensional dengan koleksi lebih dari 100.000 judul buku dan akses database jurnal internasional terkemuka.
Keenam, peningkatan dan perluasan jaringan utilitas kampus termasuk sistem distribusi air bersih, sistem pembuangan limbah yang ramah lingkungan, jaringan listrik dengan kapasitas yang ditingkatkan, dan sistem pencahayaan hemat energi di seluruh area kampus.
Perspektif dan Visi Rektor
Prof. Dr. Harun Rasyid menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi dalam kualitas pendidikan dan kesejahteraan civitas akademika.
“Pembangunan infrastruktur yang kami lakukan adalah manifestasi dari komitmen UNMUH Kendari untuk menjadi universitas pilihan utama di Sulawesi Tenggara,” jelas Prof. Harun dalam wawancara eksklusif usai acara peluncuran. “Dengan fasilitas yang lebih baik, mahasiswa kami akan memiliki lingkungan belajar yang kondusif, dosen akan dapat mengajar lebih efektif, dan seluruh ekosistem akademik akan terus berkembang.”
Ia juga menyentil aspek keberlanjutan dalam setiap proyek pembangunan. “Kami sangat memperhatikan aspek lingkungan dalam setiap desain dan pelaksanaan proyek. Semua gedung baru akan menggunakan teknologi green building, energi terbarukan, dan material yang ramah lingkungan. Ini adalah tanggung jawab kami kepada generasi mendatang.”
Peran Unit Pendaftaran dalam Proyek Ini
Kepala Unit Pendaftaran UNMUH Kendari, Drs. Bambang Sutrisno, M.Pd., menjelaskan bahwa gedung pendaftaran baru akan merevolusi cara layanan pendaftaran dilakukan.
“Gedung baru ini akan dilengkapi dengan sistem registrasi online yang terintegrasi dengan sistem akademik pusat universitas,” ujar Bambang dengan antusias. “Calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran dari rumah mereka dengan hanya mengakses portal UNMUH Kendari, membuat prosesnya lebih transparan dan efisien.”
Ia menambahkan bahwa fasilitas baru juga akan mencakup ruang konsultasi akademik, ruang tunggu yang nyaman dengan WiFi gratis, dan tempat parkir yang luas untuk mengakomodasi kebutuhan calon mahasiswa dan orang tua mereka.
“Kami ingin setiap calon mahasiswa yang datang ke UNMUH Kendari merasakan pengalaman yang positif dan profesional sejak pertama kali mereka berinteraksi dengan unit pendaftaran kami,” kata Bambang.
Dampak Jangka Panjang dan Manfaat
Direktur Pengembangan Akademik UNMUH Kendari, Dr. Siti Nurhaliza, M.Si., melihat proyek ini akan memberikan dampak signifikan bagi berbagai stakeholder.
“Bagi mahasiswa, fasilitas yang lebih baik berarti pengalaman belajar yang lebih kaya, akses ke teknologi terkini, dan lingkungan kampus yang lebih inspiratif,” ungkap Siti. “Bagi dosen, ini adalah kesempatan untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih inovatif dengan dukungan teknologi terdepan.”
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Informatika, Dr. Muhammad Hasan, Ph.D., mengharapkan proyek ini akan meningkatkan daya saing UNMUH Kendari dalam akreditasi program studi dan pemeringkatan universitas nasional.
“Infrastruktur yang baik adalah salah satu kriteria penting dalam penilaian akreditasi BAN-PT dan dalam ranking universitas,” jelas Muhammad Hasan. “Dengan pembangunan ini, program studi kami diharapkan dapat mencapai akreditasi A dan meningkatkan reputasi UNMUH Kendari di tingkat nasional bahkan internasional.”
Jadwal dan Progres Pelaksanaan
Proyek pembangunan ini akan dilaksanakan oleh PT Karya Bersama Nusantara, kontraktor berpengalaman dengan track record yang solid dalam penanganan proyek-proyek institusi pendidikan. Penandatanganan kontrak dilakukan pada hari yang sama dengan peluncuran proyek.
Kepala Proyek dari PT Karya Bersama Nusantara, Ir. Sugiharto, mengatakan timnya telah menyiapkan rencana pelaksanaan yang matang.
“Target kami adalah menyelesaikan fase pertama pada akhir tahun 2027, tepat waktu sesuai jadwal kontrak,” ungkap Sugiharto. “Kami akan mengutamakan keselamatan kerja, kualitas hasil, dan meminimalkan gangguan terhadap aktivitas akademik yang sedang berjalan di kampus.”
Dukungan Masyarakat dan Alumni
Ketua Forum Alumni UNMUH Kendari, Ir. Joko Soemardi, S.T., M.T., menyampaikan dukungan penuh dari alumni terhadap proyek pembangunan ini.
“Sebagai alumni UNMUH Kendari, saya bangga melihat universitas kami terus berkembang dan berinovasi,” ujar Joko. “Banyak alumni kami yang berhasil di industri dan profesi mereka masing-masing. Proyek ini akan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi generasi mahasiswa mendatang untuk berkembang seperti kami.”
Alumni juga menyatakan siap mendukung proyek ini melalui berbagai cara, termasuk melalui kontribusi dana dan advokasi kepada stakeholder eksternal.
Tantangan dan Komitmen
Meskipun antusias, pimpinan UNMUH Kendari juga menyadari tantangan yang mungkin dihadapi. Fluktuasi harga material bangunan, kondisi cuaca ekstrem yang sering terjadi di Sulawesi Tenggara, dan kompleksitas koordinasi antara berbagai pihak merupakan beberapa tantangan yang telah diidentifikasi.
Namun, Prof. Dr. Harun Rasyid menekankan bahwa semua tantangan ini sudah dipertimbangkan dalam perencanaan dan akan ditangani dengan strategi yang matang.
“Kami telah melakukan riset pasar, konsultasi dengan ahli, dan menyiapkan contingency plan untuk berbagai skenario,” kata Prof. Harun. “Komitmen UNMUH Kendari terhadap proyek ini sangat kuat, dan kami yakin dapat menyelesaikannya dengan sukses.”
Penutup
Peluncuran proyek pembangunan fasilitas dan infrastruktur UNMUH Kendari pada 09 April 2026 menandai era baru dalam sejarah universitas ini. Dengan investasi senilai Rp 287 miliar dan visi yang jelas, UNMUH Kendari siap untuk meningkatkan kualitas layanan akademik, menghadirkan lingkungan kampus yang modern dan berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing di tingkat nasional dan internasional.
Proyek ini juga mencerminkan komitmen Muhammadiyah sebagai organisasi pendidikan terbesar di Indonesia untuk terus berinovasi dan memberikan pendidikan berkualitas tinggi yang dapat membentuk karakter dan kompetensi generasi penerus bangsa.
Dengan langkah strategis ini, Universitas Muhammadiyah Kendari diharapkan dapat terus menjadi institusi pendidikan pilihan utama bagi calon mahasiswa di Sulawesi Tenggara dan sekitarnya, serta berkontribusi lebih besar dalam mengembangkan sumber daya manusia berkualitas untuk kemajuan daerah dan bangsa.
—
Penulis: Redaksi Berita Kampus
Tanggal: 09 April 2026
Lokasi: Kendari, Sulawesi Tenggara