KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem penelitian yang inovatif dan berkelanjutan. Melalui Unit Pendaftaran yang terletak di pusat kampus Kendari, institusi pendidikan tinggi swasta ini berhasil mendaftar dan meloloskan tiga proyek penelitian inovatif hasil kolaborasi dosen dan mahasiswa ke dalam seleksi Program Hibah Penelitian Unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk tahun anggaran 2026.
Pencapaian ini menandai momentum positif bagi pengembangan kapasitas riset di Universitas Muhammadiyah Kendari, sebuah institusi yang terus berupaya meningkatkan kontribusi intelektual terhadap pembangunan masyarakat Sulawesi Tenggara khususnya dan Indonesia pada umumnya. Ketiga proyek penelitian yang berhasil lolos seleksi ini mencakup berbagai disiplin ilmu, dari teknologi pertanian berkelanjutan, energi terbarukan, hingga pengembangan kesehatan masyarakat lokal.
### Perjalanan Panjang Menuju Pengakuan Nasional
Kesuksesan ini tidak datang dengan mudah. Sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, tim Unit Pendaftaran Universitas Muhammadiyah Kendari secara sistematis mendampingi dosen dan mahasiswa dalam mempersiapkan proposal penelitian yang kompetitif. Proses ini melibatkan serangkaian workshop, focus group discussion, dan mentoring intensif untuk memastikan setiap proposal memenuhi standar kualitas tinggi yang ditetapkan oleh Kemendikbudristek.
Unit Pendaftaran, yang memiliki tanggung jawab khusus dalam mengurus administrasi dan pembinaan akademik, menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi proses pendaftaran. Lokasi Unit Pendaftaran yang strategis di area kampus Kendari memudahkan dosen dan mahasiswa untuk mengakses berbagai layanan pendaftaran, konsultasi proposal, dan verifikasi dokumen secara langsung.
“Kami memahami bahwa penelitian adalah jantung dari pengembangan universitas modern. Oleh karena itu, Unit Pendaftaran kami dirancang tidak hanya sebagai pusat administratif, tetapi juga sebagai pusat fasilitasi dan pemberdayaan peneliti muda,” ujar Dr. Muhammad Ridho, Ketua Unit Pendaftaran Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam wawancara eksklusif pada Rabu, 03 April 2026.
### Tiga Proyek Unggulan yang Lolos Seleksi
Proyek pertama yang berhasil meraih pendanaan adalah penelitian berjudul “Optimalisasi Produktivitas Pertanian Berkelanjutan Melalui Implementasi Teknologi Precision Agriculture di Lahan Marginal Sulawesi Tenggara,” yang dipimpin oleh Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., dari Fakultas Pertanian. Proyek ini melibatkan lima mahasiswa tingkat sarjana dan magister yang akan meneliti penerapan teknologi pertanian presisi pada lahan-lahan kurang produktif di wilayah Kendari dan sekitarnya.
“Penelitian ini sangat relevan dengan kondisi geografis Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi lahan pertanian besar namun belum dioptimalkan. Kami ingin membuktikan bahwa dengan teknologi yang tepat, petani lokal dapat meningkatkan hasil panen hingga 40 persen tanpa merusak lingkungan,” jelas Dr. Bambang Sutrisno ketika menjelaskan signifikansi risetnya.
Proyek kedua adalah inisiatif riset berjudul “Pengembangan Panel Surya Hibrid Berbasis Material Lokal untuk Daerah Terpencil: Studi Kasus Kepulauan Selayar.” Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Siti Nurhaliza, M.Tech., dari Fakultas Teknik, bersama dengan tujuh mahasiswa peneliti dari berbagai tingkat pendidikan. Proyek ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi panel surya yang lebih terjangkau dan efisien dengan memanfaatkan material-material lokal yang tersedia di Indonesia.
“Energi terbarukan adalah kebutuhan urgent untuk Indonesia. Kami percaya bahwa dengan melibatkan mahasiswa dalam penelitian ini, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung berkontribusi pada solusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Prof. Siti Nurhaliza dengan antusiasme yang tinggi.
Proyek ketiga berfokus pada kesehatan masyarakat dengan judul “Strategi Deteksi Dini Penyakit Degeneratif Berbasis Kearifan Lokal dan Teknologi Digital untuk Komunitas Pesisir Kendari.” Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Dwi Hartono, M.Kes., Ph.D., dari Fakultas Ilmu Kesehatan, melibatkan enam mahasiswa dan bekerja sama dengan puskesmas-puskesmas di wilayah pesisir. Program ini menggabungkan pendekatan tradisional dengan teknologi modern untuk deteksi dini penyakit tidak menular yang banyak ditemukan di kalangan nelayan dan komunitas pesisir.
“Kami melihat bahwa masyarakat pesisir Kendari memiliki akses kesehatan yang terbatas. Melalui penelitian ini, kami ingin menciptakan model screening kesehatan yang dapat diterapkan langsung di komunitas, melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan sosial,” jelaskan Dr. Dwi Hartono.
### Peran Strategis Unit Pendaftaran dalam Ekosistem Penelitian
Dr. Muhammad Ridho menekankan bahwa kesuksesan ketiga proyek penelitian ini adalah hasil dari kerja keras kolektif yang melibatkan berbagai stakeholder di kampus. Unit Pendaftaran, sebagai garda terdepan, telah mengembangkan sistem manajemen proposal yang terintegrasi dan user-friendly.
“Sejak awal tahun ini, kami telah mengorganisir minimal empat workshop tentang penulisan proposal penelitian yang kompetitif. Setiap workshop dihadiri oleh sekitar 50-80 dosen dan mahasiswa. Kami juga menyediakan layanan konsultasi individual dengan para ahli dari berbagai fakultas untuk memastikan setiap ide penelitian dikembangkan dengan matang sebelum diajukan ke Kemendikbudristek,” ungkap Dr. Ridho.
Lebih lanjut, Unit Pendaftaran juga menciptakan jaringan kolaborasi antarfakultas yang sebelumnya masih terbatas. Dengan lokasi yang strategis dan aksesibel bagi semua civitas akademika, unit ini menjadi tempat pertemuan ide-ide cemerlang dari berbagai disiplin ilmu.
“Kami percaya bahwa riset interdisipliner adalah masa depan. Oleh karena itu, Unit Pendaftaran kami juga berfungsi sebagai ruang dialog dan kolaborasi. Tidak jarang kami memfasilitasi pertemuan antara dosen dari Fakultas Teknik dengan Fakultas Kesehatan, atau Fakultas Pertanian dengan Fakultas Ekonomi, karena banyak masalah yang membutuhkan pendekatan multidisipliner,” tambah Dr. Ridho.
### Dampak Jangka Panjang bagi Universitas dan Masyarakat
Dengan tiga proyek penelitian yang mendapat hibah Kemendikbudristek, Universitas Muhammadiyah Kendari diproyeksikan akan menerima pendanaan total sekitar 900 juta rupiah untuk periode pelaksanaan dua tahun (2026-2028). Dana ini tidak hanya akan digunakan untuk penelitian itu sendiri, tetapi juga untuk pengembangan infrastruktur riset, peningkatan kapasitas mahasiswa, dan publikasi hasil penelitian di tingkat nasional dan internasional.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Jamaluddin, M.Sc., mengakui pentingnya momentum ini dan memberikan dukungan penuh untuk pengembangan lebih lanjut.
“Penelitian inovatif adalah salah satu pilar utama dari visi kampus kami untuk menjadi universitas terkemuka dalam kontribusi ilmiah di kawasan Indonesia Timur. Kesuksesan Unit Pendaftaran dalam memfasilitasi ketiga proyek penelitian ini menunjukkan bahwa strategi kami benar. Ke depan, kami akan terus menginvestasikan sumber daya untuk memperkuat kapasitas penelitian ini,” kata Prof. Jamaluddin dalam pernyataan tertulis yang diterima oleh media.
Para dosen pemimpin penelitian juga mengharapkan bahwa proyek-proyek ini akan menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Dr. Bambang Sutrisno, misalnya, telah merencanakan untuk mengadakan demonstration plot di beberapa desa di sekitar Kendari untuk memastikan petani lokal dapat langsung mengadopsi teknologi yang dikembangkan dalam penelitiannya.
“Penelitian tidak boleh hanya tinggal di atas kertas atau laporan formal. Kami ingin memastikan bahwa hasil riset kami dapat diakses dan diaplikasikan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dr. Sutrisno dengan penekanan pada aspek aplikatif penelitiannya.
Demikian pula, Prof. Siti Nurhaliza sudah menjalin komunikasi dengan Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara untuk membahas kemungkinan implementasi teknologi panel surya hibrid di kepulauan-kepulauan terpencil setelah penelitian selesai. Sementara itu, Dr. Dwi Hartono telah mempersiapkan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Kendari untuk mengintegrasikan model deteksi dini penyakit yang dikembangkannya ke dalam program kesehatan masyarakat yang lebih luas.
### Tantangan dan Harapan ke Depan
Meskipun mencapai kesuksesan yang signifikan, berbagai tantangan tetap dihadapi dalam pengembangan ekosistem penelitian di Universitas Muhammadiyah Kendari. Dr. Muhammad Ridho mengakui bahwa masih ada kebutuhan peningkatan infrastruktur laboratorium, akses ke jurnal internasional, dan pelatihan khusus dalam penulisan artikel ilmiah untuk publikasi global.
“Kami telah mengajukan proposal untuk pembangunan research center yang lebih modern dan lengkap dilengkapi dengan peralatan laboratorium terkini. Kami juga sedang bernegosiasi dengan penerbit jurnal internasional untuk memberikan akses institutional kepada seluruh sivitas akademika,” jelas Dr. Ridho tentang rencana pengembangan ke depan.
Selain itu, Unit Pendaftaran juga menargetkan untuk meningkatkan jumlah proposal yang didaftarkan ke berbagai skema hibah penelitian di tahun-tahun mendatang. Target ambisius telah ditetapkan, yaitu minimal sepuluh proposal penelitian akan didaftarkan ke Kemendikbudristek pada tahun 2027.
“Kesuksesan tahun ini adalah permulaan. Kami ingin membangun momentum yang konsisten sehingga Universitas Muhammadiyah Kendari dikenal sebagai institusi yang produktif dalam menghasilkan penelitian berkualitas tinggi,” ungkap Dr. Ridho dengan penuh optimisme.
### Kesimpulan
Pencapaian Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meloloskan tiga proyek penelitian inovatif ke dalam Program Hibah Kemendikbudristek merupakan bukti nyata dari komitmen institusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peran strategis Unit Pendaftaran dalam memfasilitasi proses ini tidak dapat diabaikan, menunjukkan bahwa infrastruktur administratif yang baik adalah fondasi penting untuk kesuksesan akademik.
Dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga tentang penciptaan solusi untuk masalah nyata yang dihadapi oleh masyarakat.
Ke depan, diharapkan bahwa kesuksesan ini dapat menginspirasi lebih banyak dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan penelitian inovatif. Dengan dukungan terus-menerus dari pimpinan universitas dan fasilitasi maksimal dari Unit Pendaftaran, Universitas Muhammadiyah Kendari potensi untuk menjadi pusat penelitian yang signifikan tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan bahkan regional di Asia Tenggara.
(Artikel ini ditulis berdasarkan informasi yang diperoleh dari Unit Pendaftaran Universitas Muhammadiyah Kendari pada 03 April 2026)
—
Jumlah kata: 1.847 kata